Web Mail
 
 
 
   
 
 

Hit Counter
 
39436
 
 

Kiprah Yayasan Gotongroyong Kemanusiaan
07 Juli 2008
  Forum Gemari 30 Juni 2008 Pkl 08:00-09:00 wib disiarkan oleh D FM 103,4 Mhz Bersama Bapak Aliwaton (Staf Pelaksana Yayasan Gotongroyong) dengan tema "Kiprah Yayasan Gotongroyong Kemanusian” Berikut petikan acara Forum Gemari…. Bapak Aliwaton: Sejarah berdirinya Yayasan Gotong royong kemanuasiaan pada awalnya adalah terjadi bencana alam 1985 dimana saat itu terjadi kelaparan. Pak Presiden saat itu adalah Bapak H M Soeharto memberikan bantuan kepada masyarakat atas nama petani Indonesia dengan menyumbangkan sebesar 7,5 Miliar. Sejak saat itulah Ibu Almarhumah Tien Soeharto, mempunyai gagasan karena melihat penderitaan masyarakat itu, bagaimana untuk meringankan beban apabila terjadi bencana alam. Sejak itu pula atas inisiatifnya mengumpulkan para dermawan yang dianggap mampu untuk menyisihkan sebahagian dananya untuk meringankan penderitaan saudara-saudara kita yang menderita terkena bencana alam. Sejak itulah pula beliau mengumpulkan para dermawan itu di Istana Bogor, pada saat itu terkumpulah dana sebesar 36 Miliar. Setelah terkumpul sebanyak 36 Miliar itu untuk mengamankan dana tersebut maka dibentuklah badan Yayasan Gotongroyong Kemanusian. Untuk pengelolaan dana, Yayasan Gotongroyong menyimpan dana di Bank Pemerintah, tetapi setelah tahun 1997 dana masyarakat itu tidak ada lagi yang masuk, sehingga Yayasan Gotongroyong untuk meringankan saudara-saudara kita yang tertimpa bencana alam, mengandalkan dana abadi yang disimpan itu dengan memberikan sebahagian bunganya untuk disumbangkan kepada saudara-saudara kita yang terkena bencana alam. Rekaman Selengkapnya ….. Sesi 1
Sesi 2
Sesi 3
Sesi 4
Yayasan Gotong Royong Bantu Korban Bencana
16 Juni 2006
  Musibah silih berganti datang menimpa negeri ini. Semua memiliki makna dan nilai serta dapat menguji rasa kepedulian semua elemen anak bangsa. Yayasan Gotong Royong, sebagai salah satu Yayasan yang sangat peduli dalam membantu saudara sebangsa, yang tertimpa musibah bencana alam.
Keluarga Soeharto Sumbang Rp1 Miliar untuk Korban Gempa
02 Juni 2006
  Keluarga mantan Presiden Soeharto memberikan bantuan uang tunai senilai Rp1 miliar kepada para korban bencana gempa bumi di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah. Bantuan diserahkan Siti Hediati Hariyadi (Titik) dan diterima Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X di Kepatihan Yogyakarta,
PERSATUAN BANGSA MEMBANGUN NEGERI
02 Juni 2006
  Yogyakarta kota perjuangan semasa revolusi sedang berduka. Hampir atau bahkan lebih dari 30.000 penghuninya menderita karena gempa yang dahsyat, enam ribu atau lebih penduduk kota yang indah itu meninggal dunia, ratusan ribu rumah ambruk rata dengan tanah, ibu, anak-anak dan orang tua menderita tidur beratapkan langit, basah karena hujan, dan sakit karena makan tidak teratur atau trauma yang tidak ada ujungnya.
24 Mahasiwa UGM asal Aceh: “Terima Kasih Yayasan Damandiri Atas Bantuan SPP-nya”
24 Maret 2005
  “Yayasan Damandiri peduli mahasiswa asal Aceh”. Demikian inti kalimat yang disampaikan Wakil Ketua I Yayasan Damandiri Prof. Dr. Haryono Suyono dalam berbagai kesempatan guna membantu mahasiswa asal Aceh yang tersebar di berbagai perguruan tinggi. Kepedulian Yayasan Damandiri ini didasari oleh komitmen Yayasan dalam meningkatkan SDM Indonesia khususnya dalam aspek pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan usaha kecil. Banyak peran yang telah dilakukan Yayasan Damandiri dalam meningkatkan ketiga aspek ini, termasuk kepedulian terhadap korban gempa bumi dan gelombang tsunami di Aceh.
Kiprah Yayasan Gotongroyong Kemanusiaan
07 Juli 2008
  Forum Gemari 30 Juni 2008 Pkl 08:00-09:00 wib disiarkan oleh D FM 103,4 Mhz Bersama Bapak Aliwaton (Staf Pelaksana Yayasan Gotongroyong) dengan tema "Kiprah Yayasan Gotongroyong Kemanusian” Berikut petikan acara Forum Gemari…. Bapak Aliwaton: Sejarah berdirinya Yayasan Gotong royong kemanuasiaan pada awalnya adalah terjadi bencana alam 1985 dimana saat itu terjadi kelaparan. Pak Presiden saat itu adalah Bapak H M Soeharto memberikan bantuan kepada masyarakat atas nama petani Indonesia dengan menyumbangkan sebesar 7,5 Miliar. Sejak saat itulah Ibu Almarhumah Tien Soeharto, mempunyai gagasan karena melihat penderitaan masyarakat itu, bagaimana untuk meringankan beban apabila terjadi bencana alam. Sejak itu pula atas inisiatifnya mengumpulkan para dermawan yang dianggap mampu untuk menyisihkan sebahagian dananya untuk meringankan penderitaan saudara-saudara kita yang menderita terkena bencana alam. Sejak itulah pula beliau mengumpulkan para dermawan itu di Istana Bogor, pada saat itu terkumpulah dana sebesar 36 Miliar. Setelah terkumpul sebanyak 36 Miliar itu untuk mengamankan dana tersebut maka dibentuklah badan Yayasan Gotongroyong Kemanusian. Untuk pengelolaan dana, Yayasan Gotongroyong menyimpan dana di Bank Pemerintah, tetapi setelah tahun 1997 dana masyarakat itu tidak ada lagi yang masuk, sehingga Yayasan Gotongroyong untuk meringankan saudara-saudara kita yang tertimpa bencana alam, mengandalkan dana abadi yang disimpan itu dengan memberikan sebahagian bunganya untuk disumbangkan kepada saudara-saudara kita yang terkena bencana alam. Rekaman Selengkapnya ….. Sesi 1
Sesi 2
Sesi 3
Sesi 4
Yayasan Gotong Royong Bantu Korban Bencana
16 Juni 2006
  Musibah silih berganti datang menimpa negeri ini. Semua memiliki makna dan nilai serta dapat menguji rasa kepedulian semua elemen anak bangsa. Yayasan Gotong Royong, sebagai salah satu Yayasan yang sangat peduli dalam membantu saudara sebangsa, yang tertimpa musibah bencana alam.
Keluarga Soeharto Sumbang Rp1 Miliar untuk Korban Gempa
02 Juni 2006
  Keluarga mantan Presiden Soeharto memberikan bantuan uang tunai senilai Rp1 miliar kepada para korban bencana gempa bumi di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah. Bantuan diserahkan Siti Hediati Hariyadi (Titik) dan diterima Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X di Kepatihan Yogyakarta,
PERSATUAN BANGSA MEMBANGUN NEGERI
02 Juni 2006
  Yogyakarta kota perjuangan semasa revolusi sedang berduka. Hampir atau bahkan lebih dari 30.000 penghuninya menderita karena gempa yang dahsyat, enam ribu atau lebih penduduk kota yang indah itu meninggal dunia, ratusan ribu rumah ambruk rata dengan tanah, ibu, anak-anak dan orang tua menderita tidur beratapkan langit, basah karena hujan, dan sakit karena makan tidak teratur atau trauma yang tidak ada ujungnya.
24 Mahasiwa UGM asal Aceh: “Terima Kasih Yayasan Damandiri Atas Bantuan SPP-nya”
24 Maret 2005
  “Yayasan Damandiri peduli mahasiswa asal Aceh”. Demikian inti kalimat yang disampaikan Wakil Ketua I Yayasan Damandiri Prof. Dr. Haryono Suyono dalam berbagai kesempatan guna membantu mahasiswa asal Aceh yang tersebar di berbagai perguruan tinggi. Kepedulian Yayasan Damandiri ini didasari oleh komitmen Yayasan dalam meningkatkan SDM Indonesia khususnya dalam aspek pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan usaha kecil. Banyak peran yang telah dilakukan Yayasan Damandiri dalam meningkatkan ketiga aspek ini, termasuk kepedulian terhadap korban gempa bumi dan gelombang tsunami di Aceh.
Gemari | KBI Gemari | Dharmais | Harian Pelita | Majalah Amanah | Dradio 103.4 FM
Damandiri | Trikora | Dakab | Gotong Royong | Yastroki | Supersemar | yamp | Indra

Home | Profil | Kontak Kami | Buku Tamu
Redaksi Dana Gotong Royong Kemanusiaan: redaksi@gotongroyong.or.id
Copyright © 2003 gotongroyong.or.id
design by Visionnet