
“Yayasan Damandiri peduli mahasiswa asal Aceh”. Demikian inti kalimat yang disampaikan Wakil Ketua I Yayasan Damandiri Prof. Dr. Haryono Suyono dalam berbagai kesempatan guna membantu mahasiswa asal Aceh yang tersebar di berbagai perguruan tinggi. Kepedulian Yayasan Damandiri ini didasari oleh komitmen Yayasan dalam meningkatkan SDM Indonesia khususnya dalam aspek pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan usaha kecil. Banyak peran yang telah dilakukan Yayasan Damandiri dalam meningkatkan ketiga aspek ini, termasuk kepedulian terhadap korban gempa bumi dan gelombang tsunami di Aceh.
Seperti kita ketahui bahwa propinsi Nanggroe Aceh Darusalam telah tertimpa musibah gempa bumi dan gelombang tsunami. Musibah ini telah meluluhlantakan bumi Aceh. Derita masyarakat Aceh begitu dalam. Mereka tidak hanya kehilangan harta benda, tetapi keluarga dan sanak saudara. Korban harta benda dan nyawa manusia tersebut tidak terhitung nilainya.
Musibah ini berdampak pula terhadap mahasiswa Aceh yang sedang menuntut ilmu di berbagai daerah di luar Aceh. Mereka begitu sedih melihat tayangan di TV bagaimana hancurnya tempat kelahiran mereka. Mereka kehilangan keluarga tercinta yang selama ini menopang biaya kuliah mereka. Bisa kita bayangkan bagaimana sedihnya sauadar-saudara kita, sudah kehilangan keluarga dan harta benda, juga studinya terancam putus.
Yayasan Damandiri menyalurkan sumbangan bantuan SPP bagi mahasiswa asal Aceh di berbagai perguruan tinggi. Penyaluran bantuan ini bekerjasama dengan berbagai perguruan tinggi seperti Undip, Unsoed, Universitas Ahmad Dahlan, UGM, Unbraw, dll. Masing-masing PT tersebut mendata jumlah mahasiswa yang perlu bantuan, selanjutnya Yayasan Damandiri menindaklanjutinya.
Berdasarkan hasil pendataan ada sekitar 24 mahasiswa Universitas Gajah Mada (UGM) yang berasal dari Aceh yang keluarganya mendapatkan musibah. Kepada mereka diberikan bantuan SPP beruapa tabungan Siaga Bank Bukopin atas nama mahasiswa yang bersangkutan sebesar Rp 1 juta setiap mahasiswa. Bantuan ini tentu saja tidak bisa memenuhi semua keperluan studi mahasiswa. Namun di saat krisis seperti ini, bantuan ini cukup berarti bagi mereka. 24 mahasiswa tersebut sangat berterima kasih kepada Yayasan Damandiri yang telah peduli membantu mereka.